Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3

Kurikulum

Kurikulum yang digunakan MIL UNDIP adalah kurikulum berbasis kompetensi. Kurikulum yang disusun merupakan seperangkat mata kuliah yang menyangkut pengaturan mengenai isi, bahan kajian, bahan pelajaran, cara penyampaian, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di MIL. Kurikulum disusun mendasari upaya untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi Program Studi. Kompetensi lulusan MIL dikelompokkan menjadi kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya. Kompetensi utama lulusan Program Studi Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNDIP adalah menguasai hal-hal sebagai berikut, yaitu (1) Mampu menguasai prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan dan sumberdaya alam; (2) Berkemampuan mengimplementasikan ilmu dan aplikasi lingkungan dalam pemecahan permasalahan pengelolaan sumber d aya alam dan lingkungan; dan (3) Mampu mengembangkan ilmu dan aplikasi lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Selain memiliki kompetensi utama, setiap lulusan juga diharapkan memiliki kompetensi pendukung yaitu: (1) Memiliki sikap kritis dan logika akademis dalam mengatasi permasalah lingkungan; (2) Mampu mengemban implementasi ilmu lingkungan dalam Bahasa Inggris; dan (3) Memiliki kepedulian utama pada lingkungan dalam setiap aktivitasnya. Kompetensi lainnya yang dikembangkan dalam kurikulum MIL PPs UNDIP yaitu meningkatkan character building setiap mahasiswa sehingga mampu (1) Meng implementasi kan ilmu lingkungan dalam pengembangan lingkungan pesisir; dan (2) Pengembangan perangkat remote sensing dalam pengelolaan lingkungan.Selain kompetensi di atas, kurikulum MIL PPs UNDIP diarahkan agar setiap lulusan nantinya memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Pengetahuan dan pemahaman (Knowledge and understanding) yaitu a) mengerti dan memahami prinsip dasar ilmu lingkungan yang meliputi ekologi, komponen fisik kimia , biologi lingkungan , serta lingkungan sosial, b) mengerti dan memahami konsep dan menerapkan kajian-kajian ilmiah yang berkaitan dengan ilmu lingkungan, c) memahami analisis kualitatif dan kuantitatif dalam konsep sesuai dengan ilmu lingkungan.
  • Keterampilan Intelektual (Intellectual Skill)
  • Menguasai keterkaitan interei sipliner dalam konsep pengelolaan lingkungan.
  • Menguasai perencanaan dan pelaksanaan eksperimen serta analisis dan interpretasi data lingkungan
  • Menguasai perencanaan sistem dalam pengelolaan lingkungan (sumberdaya dan proses yang berkelanjutan).
  • Menguasai analisis dan memecahkan persoalan-persoalan lingkungan.
  • Keterampilan praktis (Practical skill)
  • Menguasai teknologi pengelolaan pencemaran lingkungan.
  • Menguasai secara aktif pengoperasian komputer serta multimedia lainnya dalam menunjang kegiatan pengelolaan lingkungan.
  • Menguasai berbagai teknik analisis alternatif untuk memecahkan persoalan-persoalan yang melibatkan berbagai komponen dalam ekosistem.
  • Keterampilan manajerial dan sikap (Managerial skill and attitude)
  • Menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, sikap dan tanggung jawab professional.
  • Memiliki sikap leadership dan berkomunikasi secara efektif
  • Mampu memahami dampak penyelesaian persoalan-persoalan lingkungan, secara lintas sektoral.
  • Mampu memanfaatkan dan menerapkan alternatif teknik analisis yang sesuai dengan akar permasalahan.
  • Mampu untuk mengembangkan diri dan mampu untuk berfikir secara logis dan analitis untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi secara profesional.
  • Mampu bekerja sama dan menyesuaikan diri dengan cepat di lingkungan kerja.

Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum Program Studi Magister Ilmu Lingkungan disusun berdasarkan Satuan Kredit Semester (SKS), yang terdiri dari mata kuliah wajib Program Studi, mata kuliah konsentrasi, dan mata kuliah pilihan. Perkuliahan tatap muka dalam 1 semester berlangsung selama 14 kali pertemuan di kelas. Dalam proses pembelajaran masing-masing mata kuliah membebani mahasiswa dengan minimal satu penugasan individu dan kelompok dalam berbagai analisis, bentuk laporan sesuai dengan kompetensi mata kuliah masing-masing. Dalam penugasan tersebut mahasiswa akan mendapat pengalaman belajar meliputi pencarian referensi, data dan informasi, berkoordinasi dan bekerjasama, kemampuan berkomunikasi dan presentasi. Tidak tertutup kemungkinan penugasan diberikan lebih dari satu untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam proses pembelajaran. Disamping menguasai teori, konsep, dan hasil-hasil penelitian secara teoritis, dalam perkuliahan mahasiswa dibekali pemahaman, latihan, dan aplikasi penelitian yang memadai untuk memudahkan mahasiswa dalam melakukan riset ilmiah. Setelah selesai tatap muka, pada pertemuan ke-7 diadakan Ujian Tengah Semester (UTS) dan setelah tatap muka ke-14 diadakan Ujian Akhir Semester (UAS).

Pada semester 2 mahasiswa wajib menempuh mata kuliah kolokium . Mata kuliah ini menggodok tiap mahasiswa untuk mempersiapkan rencana penelitian untuk tugas akhir (tesis) . Mahasiswa menyusun proposal penelitian, dan mempresentasikannya di hadapan mahasiswa lainnya dan dosen pengampu mata kuliah. Proposal yang telah tersusun pada saat kolokium ini diarah untuk penelitian tugas akhir, dan diuji kelayakannya sebelum layak dijadikan proposal penelitian tesis. Pembimbingan penelitian tesis dilakukan dengan menunjuk dosen yang kompeten dan relevan sesuai dengan topik penelitian yang ditulis mahasiswa. Mulai dari pembuatan proposal, penelitian tesis, sampai dengan ujian tesis dipandu dengan menggunakan Buku Pedoman Penyusunan Tesis Program Pascasarjana UNDIP. Setiap mahasiswa dan dosen dalam membimbing harus mengacu pada buku pedoman tersebut. Setiap karya mahasiswa (tesis) diwajibkan membuat ringkasan berupa artikel hasil penelitian ke MIL UNDIP untuk kemudian dipublikasikan melalui seminar, simposium, atau jurnal ilmiah. Struktur kurikulum berdasarkan pada urutan mata kuliah (MK) persemester adalah sebagai berikut :